SURAT TANDA REGISTRASI VETERINER (STRV) NASIONAL 1.02.005901.04.2016.005825
SERTIFIKAT KOMPETENSI DOKTER HEWAN NASIONAL PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) (Lulus) 1.02.2009.010615.04-16.04.2016/KDHI
Feline panleukopenia, adalah penyakit viral yang menyerang bangsa Felidae seperti kucing yang disebabkan oleh feline parvovirus (FPV). Penyakit ini menyerang kucing dewasa maupun anakan kucing ( kitten ). Panleukopenia kucing atau yang dikenal dengan distemper kucing menyebabkan gangguan pencernaan seperti diarrhea pada kucing dewasa. Lebih dari itu, apabila virus panleukopenia kucing menginfeksi indukan yang bunting, maka akan menyebabkan kelainan perkembangan syaraf pusat pada fetus yang disebut hypoplasia . Virus ini memiliki tingkat penyebaran yang tinggi dan tingkat kematian yang tinggi. Tingkat kematian yang tinggi ini dikarenakan kucing yang sudah terinfeksi dengan virus panleukopenia menjadi immunocompromised (melemahnya kekebalan terhadap penyakit) terhadap infeksi dari bakteri maupun parasit dari luar. Kucing yang terinfeksi oleh virus panleukopenia menunjukkan berbagai macam tanda-tanda, mulai dari gejala yang ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Feline Calicivirus :)
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Penyakit ini biasa
menyerang kucing, menyebabkan gangguan pernafasan, luka sekitar bibir dan mulut
seperti sariawan (ulkus oral), kadang disertai sakit persendian. Penyakit ini
menyebabkan flu yang agak berat tetapi jarang menyebabkan komplikasi serius.
Apa yang dimaksud dengan Calicivirus ?
Calicivirus termasuk
salah satu penyebab gangguan pernafasan pada kucing. Penyakit saluran
pernafasan bisa disebabkan sekelompok virus dan bakteri seperti Virus Feline
Rhinotracheitis dan bakteri Chlamydia (sekarang Chlamydophila).
Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan pilek dan mata berair. Calicivirus dan
rhinotracheitis menyebabkan sekitar 85-90% dari seluruh penyakit pernafasan
pada kucing.
Calicivirus tersebar
di seluruh dunia dan dapat menyerang semua ras kucing. Vaksinasi telah
mengurangi kejadian dan keparahan gejala klinis penyakit ini.
Calicivirus mempunyai
beberapa strain, strain tertentu menyebabkan gejala yang berbeda seperti luka
(ulkus) pada telapak kaki dan mulut. Sebagian besar gejala yang muncul biasanya
suara menjadi serak, dan hilangnya nafsu makan.
Penyebaran virus
Penyebaran virus ini
biasanya dengan kontak melalui air liur, cairan yang keluar dari hidung dan
mata dan kadang kadang melalui kotoran kucing yang terinfeksi.
Virus ini tahan
terhadap berbagai desinfektan dan dapat bertahan di luar tubuh kucing hingga
8-10 hari. Banyak kucing yang telah sembuh tetap dapat menularkan penyakit ini
meskipun tidak menunjukkan gejala sakit.
Virus ini sering
menyerang kucing muda (kitten), rumah/tempat dengan jumlah kucing banyak dan
tempat penampungan hewan. Wabah biasanya terjadi pada kandang/populasi kucing
yang padat, ventilasi kurang baik, kandang yang kurang bersih, nutrisi kurang
dan suhu lingkungan yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Tanda-Tanda kucing terserang calicivirus
Penyakit ini
berkembang secara cepat dan tiba-tiba. Kucing yang tadinya terlihat sehat bisa
saja besoknya terlihat lesu dan sakit.
Tanda-tanda kucing
sakit yang umum berupa bersin (tidak sebanyak Feline Rhinotracheitis), batuk,
pilek, cairan berlebih dari mata dan hidung. Luka (ulkus) seperti sariawan pada
hidung, mulut, lidah atau bibir yang menyebabkan kucing tidak mau makan karena
kesakitan saat mengunyah makanan. Kadang-kadang ulkus juga terjadi di sela-sela
cakar. Demam tinggi, sulit bernafas akibat radang paru-paru (pneumonia)
Penanganan kucing sakit
Konsultasikan
penanganan dan obat yang tepat dengan dokter hewan anda. Isolasi kucing yang
sakit, jauhkan dari kucing lain, sebaiknya ditempatkan di ruangan yang terpisah
aliran udaranya dari kucing lain yang sehat. Beri makanan yang lunak,
suapi bila kucing tidak mau makan. Beri nutrisi yang baik, bersihkan kotoran
pada mata dan hidung. Pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder yang
disebabkan oleh bakteri. Pada kasus penyakit yang berat diperlukan rawat
inap dan infus.
Pencegahan calici virus
Satu-satunya cara
pencegahan adalah vaksinasi kucing secara teratur setiap tahun. Meskipun tidak
100 % melindungi kucing dari penyakit, kucing yang sudah divaksinasi mempunyai
kemungkinan sembuh yang lebih tinggi dan cepat
Terimakasih, semoga bermanfaat :)
Gambar 1 & 2 salah satu gejala calicivirus adalah gingivitis (radang & infeksi pada mulut) :)
Terimakasih :)
Video 1. pengobatan distemper dogy :)
Video 2. kunjungan, pemeriksaan & pengobatan rusa tangerang, Banten :)
Program Penitipan Kucing & Hewan Kesayangan Lain (Lebaran 2016) : http://klinikhewanhappiness.blogspot.co.id/p/program.html (Layanan gawat darurat 24 jam di klinik utama) Klinik 1 (utama) Jalan Matra Persada No. 10, Gn. Batu, Bandung SURAT TANDA REGISTRASI VETERINER (STRV) NASIONAL 1.02.005901.04.2016.005825 SERTIFIKAT KOMPETENSI DOKTER HEWAN NASIONAL PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) (Lulus) 1.02.2009.010615.04-16.04.2016/KDHI
Feline panleukopenia, adalah penyakit viral yang menyerang bangsa Felidae seperti kucing yang disebabkan oleh feline parvovirus (FPV). Penyakit ini menyerang kucing dewasa maupun anakan kucing ( kitten ). Panleukopenia kucing atau yang dikenal dengan distemper kucing menyebabkan gangguan pencernaan seperti diarrhea pada kucing dewasa. Lebih dari itu, apabila virus panleukopenia kucing menginfeksi indukan yang bunting, maka akan menyebabkan kelainan perkembangan syaraf pusat pada fetus yang disebut hypoplasia . Virus ini memiliki tingkat penyebaran yang tinggi dan tingkat kematian yang tinggi. Tingkat kematian yang tinggi ini dikarenakan kucing yang sudah terinfeksi dengan virus panleukopenia menjadi immunocompromised (melemahnya kekebalan terhadap penyakit) terhadap infeksi dari bakteri maupun parasit dari luar. Kucing yang terinfeksi oleh virus panleukopenia menunjukkan berbagai macam tanda-tanda, mulai dari gejala yang ...
Hewan atau satwa adalah ciptaan yang Maha Kuasa yang perlu dijaga kelestarian & kehidupannya :) Pengertian satwa Liar berdasarkan Undang Undang No.5 tahun 1990 pasal 1 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya adalah semua binatang yang hidup di darat dan atau di air, dan atau di udara yang masih mempunyai sifat-sifat liar, baik yang hidup bebas maupun yang dipelihara oleh manusia. Diperkirakan, saat ini sebanyak 50-150 spesies bumi punah setiap harinya. Proyeksi tersebut menyebutkan Sekitar 50 persen dari sekitar 10 juta spesies yang ada saat ini diprediksi akan punah dalam kurun waktu 100 tahun ke depan. Laju kepunahan beragam spesies saat ini mencapai 40-400 kali lipat dari laju kepunahan 500 tahun yang lalu. Penyebab kepunahan spesies antara lain disebabkan degradasi habitat, perdagangan, dan perburuan Berdasarkan PP (Peraturan Pemerintah) Nomer 7 tahun 1999 yang merupakan turunan hukum dari UU No.5 tahun 1990. Pemeliharaan atau pengawetan (bahas...
Komentar
Posting Komentar